PETERPAN (chapter 5) [freelance]

kkgljg

PETERPAN (chapter 5)

Main cast : Kim jong in a.k.a Kai
Han ay in
Other Cast: Exo Member
kim Jae in (ibu kai)
Han yong ho (ayah Ay in)
shin Min Ri

Genre: School life,merrilage,Drama,family (maybe)

Leagh : Multicapter
autor: Ayuni kartika

NO KOMEN NO NEXT CHAPTER so RLC oke

Setelah AY in kai pulang,kedunya akhirnya membersihkan diri di kamar masing-masing. Kai yang sejak di mobil terus saja bersin-bensin, karena Ay in khawatir akhirnya dia ber-inisiatif untuk membawakan segelas susu hangat untuk Kai

Tok tok tok

“Kai bolehkah aku masuk?aku membawakan segelas susu untukmu” ucap Ay in dibalik pintu kamar kai seraya mengetok,ngetok pintu.

Lama Ay in menunggu namun tidak ada jawaban dari pemilik kamar tersebut, karena Ay in mulai gelisah akhirnya dia masuk dan melihat Kai yang sedang tertidur pulas.

Ay in pun berjalan agak sedikit jinjit agar suara kakinya tidak terdengar dan dapat membangun Kai, dan ia segerah menyimpan susu itu di meja samping ranjang Kai.

Ketika Ay in mencoba keluar, ia kaget karena melihat Kai yang keringat dingin ia pun meraba dahi Kai dan BINGO Kai demam

“otokke, Kai badan mu demam” ucap Ay in yang mulai duduk di ranjang Kai dan menggigit bibir bawahnya

“tunggu sebentar, aku ambilkan kompres dulu” lanjutnya dan bergegas mengambilkan kompresan untuk kai

Tidak lama kemudian akhirnya Ay in membawa kompres dan kotak obat

“Kai bangunlah ini kau makan obat dulu” ucap Ay in seraya membantu Kai untuk duduk

Setelah Kai minum Kai hanya bisa tebaring lemas dan tertidur, saat yang sama Ay in mencoba untuk mengukur suhu badan kai

“ahh otokke suhu badan Kai 39 drajat” ucapnya sedih

“Kai maaf ini semua salahku,andai saja aku tidak bermain-main hujan pasti tidak akan jadi begini”lanjutnya lagi dan kini air mata Ay in tidak terbendung lagi ia menangis melihat keadaan Kai yang terbaring lemas dan itu semua karena dirinya sendiri

“Kai mianhe, aku benar-benar pabo,pabo,pabo” lanjutnya lagi sambil memukul mukul kepalanya dan air matanya kini mengalir deras

“sudah jangan menyakiti dirimu sendiri”ucap Kai dengan lemas dan memegang tangan ay in yang ngin memukul kepalanya sendiri

“mianhe ini semua salahku” gumam Ay in dengan wajah yang tertunduk ke arah Kai dan masih menangis

“uljima,jangan menagis lagi. Untuk menebus salahmu kau harus menemaniku sampai aku tertidur di sini otte?” kata Kai dan kali ini Kai menepis beningan air yang keluar dari kelopak mata Ay in dengan lemas

“ne” jawabnya dengan wajah yang tertunduk malu karena tangan Kai lagi-lagi menyentuh wajahnya dan Ay in sangat merasa nyaman hingga akhirnya ia tersenyum kembali ke arah Kai, melihat itu Kai hanya tersenyum kecil karena badannya saat ini sangat lemas.

Jam sudah menunjukkan pukul 02.00 Ay in yang melihat Kai tertidur langsung melepas tautan tanganya dari tangan Kai, benar mereka saling mengenggam sama seperti saat di uks. Ay in pun kembali memperbaiki konpresan Kai dan beranjak dari tempat tidurnya belum sempat ia membuka pintu, Ay in kembali menatap Kai yang terbaling lemas

Chu-

Entah setan apa yang merasuki Ay in hingga ia berani memdaratkan bibrnya pada pipi Kai

“selamat malam Kai semoga kau cepat sembuh” ucapnya tersenyum dan segerah berlari kecil keluar kamar,karena ia takut Kai akan terbangun

Tanpa Ay in sadari ternyata Kai ternyata tidak tidur karena gugup tangannya saling berbalut dengan tangan Ay in dan Bingo tentu saja Kai menyadari ciuman Ay in dan itu sukses membuatnya tak berhenti tersenyum

“kurasa ciuman mu tidak buruk”kata Kai sambil terkekeh dan akhirnya dia pun tertidur

@morning

Ay in sudah siap-siap untuk masuk sekolah, tapi sebelum itu dia harus mengantarkan bubur kepada Kai.

Setelah masuk dalam kamar Kai, Ay in langsung meraba dahi Kai dan menyamakan suhunya dengan tangan yang satunya lagi meraba dahinya

“sudah cukup menurun,setidaknya tidak sepanas kemarin” ucap Ay in

“Kai irona kau harus makan buburmu” lanjutnya sambil memukul-mukul tanagan kai

“hmm”jawab singkat kai yang masih menutup matanya, ay in tidak menyerah dan bersiap-siap untuk berteriak

“KAI IRONA” teriak Ay in tepat di telinga Kai, dan dengan sigap Kai terbangun dan tanpa sadar wajah mereka tinggal beberapa senti dan mereka akhinya saling menatap, tatapan mereka terkunci

DEG

“apa yang terjadi kenapa wajah kai tampak begitu tampan”umpat Ay in dalam hati

Tidak berlangsung lama, Kai akhirnya mengalihkan pandangannya

“sekarang aku bangun,apa yang kau ingin kan” ucap Kai dengan nada suara yang masih lemas

“kau harus makan bubur, sebelum buburnya dingin. Aku pergi sekolah dulu” ucap Ay in yang berdiri tertunduk karena merasa pasti wajahnya sekarang sudah berubah menjadi merah seperti kepiting rebus, tapi sayangnya tidak berhasil Ay in kembali teduduk karena tangan Kai memegangnya erat

“kau mau kemana?ke sekolah?” tanya Kai, dan hanya anggukan kecil yang diterima dari Ay in

“hari ini kau tidak akan kesekolah?” ucap Kai dengan wajah yang datar,Ay in hanya menatap Kai bingung dengan dahi yang berkerut

“wae?hari ini aku ada ulangan bahasa mandarin” ucap Ay in, masih dengan wajah yang terkesan bingung dengan tingkah Kai yang menurutnya diluar kewarasan

“obseoyo, tapi hari ini aku akan memakai satu dari 3 permintaanku. Jadi kau harus menemaniku tinggal dirumah samapai aku sembuh otteh?” kata Kai masih dengan wajah datar dan memajukan wajahnya sedikit mendekat ke arah Ay in

Ay in terkesiap dan memejamkan beberapa kali matanya sambil menelan silvanya saat melihat tingka Kai, dengan pasra akhirnya Ay in hanya mengangguk kecil dan berjalan keluar kamar masih dengan kepala tertunduk

BRRUUUKKKK

“ahh appo” desah Ay in seraya mengusap-usap kepalanya

“ini sudah kedua kalinya dasar CEROBOH” ejek kai

Mendengar ejekan kai, Ay in hanya berlari keluar kamar karena malu

“napeun namja,bagaimana aku menciummu semalam. Aiisstt Pabo ay in-ahh”batin Ay in

-skip-

Ay in yang merasa bosan,tinggal dirumah akhirnya memutuskan untuk menonton tv, beberapa menit kemudian Kai keluar dari kamarnya dengan wajah yang tampak sudah segar karena telah merasa sembuh

“kau bilang mau ditemani,ehh malah tidur sepanjang hari. Aku bosan dirumah terus ini baru jam 2 sore” gerutu Ay in

“kau menonton saja” balas kai dan duduk di samping ay in

“ini Flm apa?” lanjut kai,

-DEG

Belum sempat Ay in menjawab, matanya terbelalak saat melihat adegan di tv yang sedang berciuman. Kai pun bersikap sama,tiba-tiba suasana canggung pun muncul

“Ya tuhan ini adengan apa lagi aist kenapa harus disuasana saat ini”batin Ay in

“ternyata selama ini kau menonton Flm flm semacam hah?” tanya Kai tiba-tiba

“aist, in..in..ini tidak seperti yang ada dipikiranmu!” Ay in mencoba untuk mengelak karena adengan ini benar-benar diluar kepala Ay in

“ne,itu tidak seperti dipikiranku. Mari remotenya” Kaipun mematikan tv, sedangkan Ay in hanya duduk tak bergeming dan pandangannya tertuju pada sesuatu yang menurutnya menarik

“Kai, ayo kita main monopoli”ucap ay in sembari mengambil monopoli di meja samping tv dan membawanya ke arah kai sambil tersenyum

“ck,memangnya kamu bisa main itu eoh?” dengan wajah kai yang dingin dan datar menatap ay in

“ais, kau kira aku sebodoh itu hah?aku jago dalam permainan ini” jawab Ay in dengan tatapaan meremehkan ke arah kai

Mereka pun akhirnya bermain dan lagi-lagi mereka menikmati apa yang mereka lakukan. Kadang-kadang bertengkar,saling melemparkan senyuman,bersenda gurau. Kini Kai yang dingin telah berubah menjadi Kai yang hangat dan penuh perasaan begitu pun Ay in mulai sedikit demi sedikit menutup hatinya pada masa lalunya dan kelam dan kini lebih terbuka karena mereka percaya mereka akan bahagia jika mereka menjalani hidup dengan orang-orang yang mereka sayangi

@school

Min ri POV

Ini sudah jam 9 kenapa Ay in belum datang, aist ini semua membuatku resah kenapa pandangan mereka tak henti-hentinya mengarah ku.

“Ay in kau kemana?,tolong aku”gerutu ku dalam hati

Ddrrrriiinngg

Ini sudah istirahat lebih baik aku ke kantin sekolah untuk mendapatkan beberapa makanan. Baru juga keluar dari kelas semua tatapan tajam lagi-lagi menusuk ku.

“ay in kau jahat, kenapa kau tidak masuk sekolah”gerutuku.

Aku tidak mau menghiraukan tatapan mereka, toh aku sudah pengalaman dalam hal begini aku memang selalu jadi pusat perhatian secara aku cantik,pintar. Hahahaha kenapa aku jadi pede sekali . Tapi Ay in aku tidak akan memaafkan mu kau tega membiarkanku merasakan tatapan tajam ini padahal kemarin kan kau yang di gendong sama Kai oppa kenapa aku kena batunya.

@kantin

Aku menduduki bangku kantin yang biasanya aku duduki dengan Ay in, aku melirik bangku yang biasanya ditempati oleh Exo tapi mereka tidak ada “mungkin mereka sedang latihan basket” pikir ku. Tidak beberapa aku minum dan makan tiba-tiba ada 5 orang yeoja yang menghampiri ku dari penampilannya mereka seperti ajumma-ajumma yang memakai riasan wajah tebal,akupun mencoba untuk menahan tawa ku

BYYUUURRR

“yak apa yang kau lakukan”teriakku ke arah 5 yeoja itu, bagaimana aku tidak berteriak mereka menyiramku dengan jus alpukat yang lengket dan aku paling tidak suka dengan alpukat

“mana teman mu yang bernama Ay in itu hah?”bentak salah satu dari yeoja itu

“AKU TIDAK TAU” bentakku dengan wajah ku yang merah karena kesal

“YAKK , KAU BERANI MEMBENTAKKU HAH?” bentaknya lagi, dan BINGO orang-orang dikantin tersenyum licik ke arahku. Sebenarnya aku salah apa?pikirku, tapi kalau salahku karena dekat dengan Exo emangnya salah apa, hak semua orang mau teman dengan siapa saja dan inikan juga karena sahabat ku istri Kai jadi wajar saja. Seandainya aku jahat mungkin sejak tadi akan kukatakan bahwa Ay in itu istri Kai supaya yeoja genit ini diam

“MEMANG KAMU SIAPA HAH?ARTIS?PEMILIK YAYASAN SEKOLAH?tapi setauku kau bukan artis dan pemilik yayasan sekolah karena liatlah dandananmu lebih mirip badut. Makanya riasan wajah jangan terlalu tebal” ucapku dengan nada mengejek dan tatapan tajam ke arah lima yeoja itu,hahaha mereka tertegun karena ucapan ku makanya jangan remehkan Minri

“MWO?”bentaknya dengan wajah yang kesal dan langsung menjambak rambutku, tanpa aba-aba aku hanya bisa melawan tapi sayangnya kekuatanku tidak cukup aku hanya sendiri dan mereka berlima. “Bagaimana ini apa aku akan mati, tapi aku belum pernah pacaran aistt Ay in tolong aku”

PLAKK

Aku terhempas jatuh ke lantai, rambutku berantakan lengan bajuku robek dan sudut bibirku berdarah. Aku hanya tertunduk menahan air mata ku

“mulai sekarang kau dan temannmu jangan pernah mendekati oppa Exo arasso”ucapnya duduk di depanku sambil memegang dahuku

“tidak aku tidak akan melakukannya”jawabku dengan lemas dan menatap tajam ke arah yeoja itu.

“Mwo?” bentaknya dan tangannya hampir saja mendarat di pipiku akupun mulai menutup mataku namun gagal karena ada tangan besar yang menahannya seketika aku terbelalak saat melihat tangan itu

“tuhan terima kasih telah mengirimkannya dan Ay in terima kasih karena kau oppaduel melindungiku” batinku dan GREEP semuanya tampak gelap

Autor POV

Karena mendengar kehebohan di kantin akhirnya Exo pun bergagas ke sana dan mata mereka berhasil bulat dengan sempurnah saat melihat seorang gadis yang terkapar tidak berdaya karena pukulan dari kelima yeoja

Ketika salah satu yeoja itu ingin menampar Minri sebuah tangan besar menahan tangannya. Itu adalah tangan Sehun sambil menatap tajam kearah yeoja yang akan menampar Minri

Tanpa aba-aba Minripun pingsan karena tidak bisa menahan sakit yang dia rasakan

“APA YANG KALIAN LAKUKAN HAH?” bentak Suho pada kelima yeoja itu, yeoja itu hanya diam tertunduk begitu murid-murid yang lain karena takut suho adalah kanten sekolah ini.

“oppa kami hanya memberi taunya bahwa jangan genit mendekati kalian oppa”ucap salah satu yeoja dari 5 yeoja itu dan berhasil membuat sehun marah

“KAU KIRA KALIAN SIAPA HAH?PACAR HYUNG?PACAR KU?ATAU PACAR KAI” bentak Sehun, dan ia pun menggendong minri menuju uks dan orang-orang dikantin hanya bisa terdiam seribu bahasa karena mendengar kata pacar Kai. Luhan dan Tao tertawa dan bingo mereka mendapat jitakan kepala dari Baekhyun

“KALIAN INGAT BAIK-BAIK ATAU BILA PERLU TULIS JIKA KALIAN MENYAKITI MINRI LAGI ATAU MENYAKITI AY IN KALIAN TAU AKAN BERURUSAN DENGAN SIAPA” bentak Chanyeol dan lagi-lagi semua orang hanya diam terlebih lagi kelima yeoja itu

“DAN KALIAN KAMI BERI WAKTU 3 HARI UNTUK MEMINTA MAAF KEPADA MINRI ARASSO”lanjutnya dan mendapat angguka dari kelima yeoja itu

“MAKANYA JANGAN SOK CANTIK,LIATLAH RIASAN KALIAN SEPERTI AJUMMA-AJUMMA” kata Luhan dan berhasil membuat orang-orang dikatin tertawa karena malu akhirnya kelima yeoja itu berlari keluar kantin dan entah kemana perginya

Akhirnya Suho,Chanyeol,Tao,Luhan,dan Baekhyun meninggalkan kantin dan segerah ke uks untuk melihat keadaan Minri

@uks

Min ri POV

Terasa sudah lama aku tertidu akhirnya aku terbangun dan melihat Sehun yang sedang memandang ku

DEG

Kenapa tiba-tiba jantungku berdetak tidak normal saat melihat Sehun omg jangan bilang aku menyukainya

“gwencana?” ucapnya dengan raut wajah yang khawatir

Akupun bangun dan duduk aku hanya bisa menjawab pertanyaan lewat anggukan kecil karena badanku terasa lemas. Tiba-tiba ingatan pada saat dikantin sekolah teringat lagi ketakutan dadaku naik turun bahuku rasanya bergetar hebat dan saat yang sama akupun terisak karena beningan air jernih berhasil keluar dari mataku

“gwencana?” ucap sehun yang terlihat khatir karena keadaan ku, aku hanya tertunduk dan terus terisak

GREEBB

Tiba-tiba Sehun menarikku dalam pelukannya yang erat dan hangat aku sangat menyukainya, tapi ini membuatku semakin ingin menangis tak terhenti

“uljima, jangan ketakutan lagi aku dan hyung-hyungku pasti akan melindungimu. Hal seperti ini  tidak akan terjadi lagi” ucapnya ntuk menenangkanku sambil mengusap usap punggung ku

Aku yang mendengar kalimat itu hanya bisa mengangguk dan lagi-lagi aku tidak bisa berhenti menangis. Setelah lama kurasakan pelukan Sehun yang hangat akhirnya akupun berhenti terisak, mungkin sehun menyadari bahwa aku sudah tidak ketakutan lagi akhirnya melepaskan pelukannya

DEG

Wajah ku dan wajah sehun hanya berjarak beberapa senti dan itu berhasil membuat jantungku bekerja tidak normal lagi, oh tuhan bagaimana kalau dia mendengarnya aku pasti akan mati kutu. Tampa aba-aba tangan sehun megusap sisa air mata yang ada di pipiku

“apa merasa sudah baikan” tanyanya lembut, lagi-lagi aku hanya bisa mengangguk, tapi tangannya berali memegang sudut bibirku yang pecah

“ahh” rinti ku, karena memang bibir ku yang pecah dan berdara sangat sakit

“mani appo?”tanyanya lagi kini dengan raut wajahya yang lucu. Sehun kau lucu saat sedang khawatir. Aku sangat senang karena kau sangat mengkhatirkan ku

“hmm”jawabku mencoba untuk tersenyum dan sehun pun membalas senyuman ku

CCLLLEEEKKK

“wah kelihatannya setelah KAI IN couple akan muncul HUN RI couple ni”ejek Luhan, mendengar itu aku hanya membelalakan mataku karena kaget dengan ucapan luhan oppa

“anio” sergaku dengan gugup

Mereka hanya tersenyum melihat tingkah ku begitu juga dengan sehun dia sangat tampan saat sedang tersenyum beda dengan sehun yang kukenal dulu yang hampir seperti kai oppa yang dingin dan tak pernah ber-ekspresi

“oppa kenapa Kai oppa dan Ay tidak masuk sekolah” tanya ku

“hmm Kai sakit, dan kau tau jika Kai sakit pasti ay in akan menjaganya kan?” jawab baeknyun aku hanya ber-oh ria

“tapi Ay in tau hari ini kita ulangan bahasa mandarin,dia takkan mungkin melupakannya” lanjutku lagi

“atau mungkin ini ulah Kai oppa yang sengaja melarang Ay in pergi, tapi untung juga ay in tidak pergi. Kalau dia pergi kami berdua pasti habis” lanjutku lagi dengan wajah yang polos kearah 6 orang namja, tapi yang dapatkan hanya tatapan tajam

“itu tidak akan terjadi lagi,kami janji akan selalu melindungi kalian berdua”ucap suho

“gumawo, tapi tunggu tadi perasaan bajuku kotor gara-gara siraman jus alpukat” kini semua orang menatap sehun curiga termasuk aku

“yak kau kira aku yang menggantinya hah?petugas uks yang menggantinya dasar kalian semua otak mesum” mendengar jawaban sehun aku hanya tersenyum terkekeh ternyata kau lebih lucu saat gugup sehun

“bagaimana kalau kita ke rumah Lai oppa usai sekolah nanti aku mau menceritakan ini pada ay in” ucapku semangat

“yak, tadi kau lemas sekali sampai pingsan kenapa sekarang jadi bersemangat dan begitu cerewet hah?” ucap Tao merendahkan

“mwo?aku hanya tidak sabar menceritakan ini semua pada ay in” jawabku polos, akhirnya aku menemukan orang-orang yang bisa menjagaku dan melindungi ku kalian adalah kakak yang terbaik yang pernah ku temui terima kasih tuhan mengirimkan Ay in sebagai perantara untukku bersama dengan oppaduel.

@kai house

Autor POV

“Kai kau berutang 1000 won kepada ku, cepar bayar” ucap ay in bersemangat karena merasa dirinya telah menang dari kai

“yak baru juga 1000 won jangan sombong kau” mendengar ucapan kai, ay in kesal

“kai kau sudah kalah hotelku ada dimana-mana, sedangkan kau baru punya lima hotel payah”ejek Ay in dan berhasil membuat wajah kai memerah karena kesal

“mwo?berani kau merendahkan ku eoh?” tatapan tajam kai menerpa Ay in

“aku tidak merendahkan itulah faktanya, dan sekarang kau cepat sekali sembuh dari demammu” ucap ay in karena merasa kai sudah cukup kuat berbicara seperti biasanya

“baiklah aku kalah. Aku orangyang kuat jadi demam begini saja hanya perlu sehari saja untuk sembuh lagian aku semalam medapat sebuah obat ampuh” jawab kai yang lagi-lagi menatap ay in dengan tatapan curiga

Ay in merasa ada hal aneh yang menyembuhkan kai, dia merasa penasaran tapi ia cepat menepiskan pemikiran konyolnya seperti ciumannyalahyang menyembuhkan kai

“hmm baguslah kalau beritu sebagai hukuman karena kau kalah kau harus membacakan sebuah dongeng peterpan untukku sampai aku tertidur” ay inpun menyodorkan buku cerita yang bergambar kepada kai ia pun mengambil bantal serta selimu karena merasa mengantuk

“ini baru jam 4 sore kau sudah mau tidur” ucap kai

“kau tau aku capek bermain denganmu dari dua jam yang lalu aku mau tidur disini. Baca dengan jelas supaya aku bisa tidur otte?” gumam ay in seraya mencoba untuk menutup matanya melihat itu kai hanya bisa tersenyum kecil dan ia pun mulai membaca.

Tidak disangka bukan hanya Ay in yang tertidur kai juga tertidur diruang tengah. Posisinya sekarang mereka tidur di satu bantal yang sama tangan kai memegang pinggang ay in tangan kai yang satunya memeluk buku cerita sedangkan ay in tidur menghadap kai memakai selimut dan kedua tangannya ada didalam selimut. Jadi intinya mereka tidur saling berhadapan.

TIN TIN TIN

Suara bel rumah kai berbunyi tapi sayangnya dua insang itu masih sibuk di dalam kehidupan mimpinya masing masing

“tuan mud-“ belum sempat seorang ajumma pelayan memanggil kai dia tersenyum saat melihat keduanya tersenyum dan segerah pergi untuk membuka pintu

Ajumma pelayan itupun menghapiri ke 7 orang itu

“tuan muda dan agassi sedang tertidur di ruang tengah silahkan masuk” kata ajumma seraya mempersilahkan untuk masuk

“tidur di ruang tengah?maksudmu tidur bersama diruang tengah” ucap minri penasaran dan yang ia dapatkan hanya sebuah senyuman dari ajumma pelayan. Mereka bertujuhpun saling memandang dan tersenyum evil

“apa kau tau apa yang ada dalam pikiranku” ucap tiba-tiba luhan masih dengan senyuman mematikannya

“aku tau hyung, kebetulan aku membawa kamera” ucap tao

“bagus”ucap minri yang mengerti maksud dari luhan dan tao

Mereka bertujuhpun masuk dengan gaya bagaikan seorang pencuri yang masuk drumah orang dengan mengendap-endap.Tujuan mereka sebenarnya hanya ingin melihat kemesraan kedua insang itu sambil mengabadikannya lewat kamera

“hua, liatlah mereka sunggu mesra” ucap minri tak henti-hentinya berdecak kagum dengan pemandangan yang sednag ia liatnya ini

“jangan terlalu ribut nanti kau membangunkan mereka” sehun pun menatap minri dengan tatapan horornya mendengar kata-kata sehun minri hanya berdecak kesal.

“cepat foto mereka”ujar baekhyun, sedangkan tao sibuk mengambil foto kai dan Ay in. Luhan mendapatkan ide yang konyol dan lagi-lagi menatap 6 orang didepannya dengan senyuman yang tidak bisa di tebak.

TRIP TRIP (suara kamera)

Luhan pun membicarakan soal idenya itu dan setelah mendengarnya suho,chanyeol,baekhyun,tao,sehun,dan minri hanya bisa mengangguk setuju karena merasa pasti sangat menyenagkan dan mereka pun tertawa geli sambil saling berpandangan.

Tanpa basa basi mereka pun menjalankan ide konyol si luhan, dan idenya adalah mencoreti wajah keduah insang itu yang masih hidup di dunia mimpinya

TRIP TRIP (suara kamera)

“liatlah hasilnya, hahaha mereka sungguh lucu” ucap suho sambil menahan tawanya, ini baru pertama kalinya mereka mengerjai kai habis-habisan seperti ini

“benar sekali hyung, akan ku cuci kemudian kuberikan mereka oke” ucap tao seraya masih mengembangkan senyumnya melihat objek yang sejak tadi ia foto

“mari kita pulang jangan sampai mereka terbangun, kalau kai terbangun kita akan habis”lanjut chanyeol sambil berdecak ngeri karena tau jika kai marah semuanya akan hancur

“tidur mereka sangat nyenyak sampai-sampai tidak menyedari perlakuan kita”gumam sehun seraya tersenyum melihat kai yang tidur sangat nyenyak dia pun hanya mendapat anggukan dari keenam orang dan saling meelemparkan senyuman sumringan karena bahagia akhirnya pangeran kai yang dingin akhirnya jika bersama-sama Ay in sedikit demi sedikit berubah menjadi hangat

aku bahagia melihatmu bahagia hyung”batin sehun

Mereka bertujuh pun pulang dan menitipka sebuah surat kepada Kai dan Ay in walau dengan muka yang masih penuh dengan coretan-coretan maha karya dari ketujuh orang jail. Kebahagiaan yang dirasakan Kai saat bersama Ay in juga dirasakan oleh teman-temannya. Itulah arti sebenarnya dari kebahagian bukan hanya kita yang merasakannya melainkan orang disekitar kita pun daat merasakannya itulah meknah kebahagiaan sesungguhnya
TBC

Thenkyu :* udah mau baca komen kritikan ditunggu J

Thenkyu buat admin yang udah mau POST  J

6 thoughts on “PETERPAN (chapter 5) [freelance]

  1. makin romantis nih makin kesini hehe lucu gitu pas main monopoli. oh ya chingu tata bahasanya mungkin tolong diperhatikan ya biar readers baca enak. maaf nih aku kritik mulu dari tadi hehe. keep writing chingu-ya

  2. Q lngsung baca yg chap 5, Eh, malah bikin pnasaran,
    Bagus say…
    Aku suka genre yg kyak gini… 😄
    Mw baca dri chap 1 aja, biar lebih ngefil.. 😊
    Lanjut say,,
    Semangat

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s