[Special Cinderella Drama] Love Story part 8A

Love Story chap

[Special Cinderella Drama] Love Story part 8A

Cast :

Oh Sehun

Han Seul Rin

Lu Han

etc.

Genre : School Life, Romance

Rating : PG15

Part Sebelumnya

****

Persiapan drama sudah selesai, beberapa menit lagi drama akan dimulai. Namjoo memimpin doa agar drama mereka lancar. Jantung mereka semua berdekat begitu kencang, tentu saja.

“Chingu~ya ! Fighting !”

“Fighting !”

Semua bergegegas mengatur posisi masing – masing.

—Cinderella Story Begin— (Menggunakan nama asli)

Seul Rin sedang mengepel lantai, sudah 3 jam ia mengepel namun belum juga selesai. Bagaimana tidak ? Eunra selalu berlari kesana kemari dengan sepatu penuh lumpur, ingin sekali Seul Rin membentak Adik tirinya itu namun ia takut sekali pada Mamanya.

“Hei Ah Jung, jangan ganggu aku” teriak Kyung Soo, kakak pertama mereka.

Sontak Seul Rin dan Eunra berlari menuju dapur, mereka melihat kedua kakak mereka yang sedang memasak, ya walaupun hanya Kyung Soo yang terlihat sedang memasak.

“Aku hanya ingin melihatmu memasak Kyung” jawab Ah Jung sembari menghendikkan bahunya.

“Tetap saja kau menggangguku” ujar Kyungsoo sambil melanjutkan memasaknya

Ah Jungpun uduk di kursi meja makan. “Astaga, kau begitu tampan Kyung” sedangkan Kyung Soo tak menghiraukannya.

Eunra dan Seul Rin sama – sama menghendikkan bahunya seolah berkata, “Entahlah”. Ya, itulah kehidupan Seul Rin dengan keluarganya. Ia dan Kyung Soo adalah anak kandung dari Appa mereka, Eomma mereka telah meninggal sejak Seul Rin berusia 12 tahun sedangkan Kyung Soo berusia 15 tahun.

Ah Jung dan Eunra adalah anak dari Mama Chan, Eun Chan. Yang menikah dengan Appa mereka tepat setahun setelah Eomma Seul Rin meninggal. Bagi Seul Rin, kehidupannya persis seperti Cinderella namun tak semua kehidupannya diisi dengan menjadi pembantu, ia tetap bersekolah, memiliki kamar yang layak dan boleh memiliki apa yang ia mau. Tapi dengan syarat, tidak boleh pergi berlibur, ke rumah teman –kecuali tugas kelompok, harus membersihkan rumah setiap waktu.

Appa mereka tak begitu curiga dengan apa yang terjadi dengan Seul Rin –Ya, hanya Seul Rin sendiri yang di perkerjakan-. Ketika ia bertanya dulu, Mama Chan selalu menjawab, “Ia harus belajar menjadi istri yang baik di kemudian hari. Maka dari itu ia harus berlatih sejak dini.”

“Sayang ! Ada surat dari keluarga kerajaan !”

Suara itu membuat semua pekerjaan teralihkan, Kyung Soo dan kedua saudara tiri Seul Rin berkumpul di sekitar Mama Chan. Dalam hati, Seul Rin berdoa agar surat itu mereka baca dengan keras. Dan untungnya doanya terkabul.

‘ Untuk Rakyatku,

Nanti malam akan diadakan pesta dansa sebagai peringatan ulang tahun Pangeran sekaligus mencari Permaisuri untuk Pangeran. Semua gadis di wajibkan menghadiri pesta dansa ini. Gunakanlah gaun yang memukau jika ingin mendapat perhatian lebih dimata Pangeran, Kkk~. Jangan lupa ya ! Luv you ! { }

Pangeran HH’

“Mama, pesta dansa Ma !” teriak Eun Ra kegirangan, ia bahkan berjingkrak – jingkrak kesenangan. Apalagi Pangeran Luhan yang begitu tampan –yang sebenarnya begitu cantik-, mereka memang satu sekolah, bahkan mereka sering kali melihat Luhan.

“Iya, sayang. Eunra, Ah Jung ayo siap – siap untuk membeli gaun yang cantik. Kyung, jaga rumah jangan sampai adikmu itu membuat masalah,” pesan Mama Chan sambil menatap tajam Seul Rin.

Selepas kepergian Mama Chan dan kedua anaknya, Seul Rin duduk meringkuk di lantai. Bahkan ia menjatuhkan pegangan kain pelnya.

“Rin~ah”

Seul Rin mendongak dan melihat Kyung Soo yang menatapnya kemudian mengelus pipinya. “Oppa, aku mau ikut ke pesta”

Kyung Soo tersenyum. “Kau bisa, Oppa janji.”

Seul Rin mencoba tersenyum, “Gomawo Oppa”

(Setting berubah menjadi malam)

“Mama, aku tidak enak badan. Aku tidak ikut ya ?”

Ucapan Ah Jung membuat Mama Chan menghentikan polesan di pipinya, iapun menoleh pada anak sulungnya itu. “Waeyo ?”

Mata Ah Jung melotot ketika mendengar pertanyaan Mamanya, iapun memasang muka melas. “Entahlah, perutku mual. Aku takut muntah disana,”

Mama Chan mengangguk mengerti, iapun memakai sepatunya lalu menarik tangan Eunra untuk pergi. “Mama pergi dulu sayang, jaga dirimu”

Ah Jung mengangguk mengerti. Iapun melambaikan tangannya pada Mama Chan ketika mereka telah pergi.

Ah Jung menutup pintunya cepat kemudian menarik tangan Seul Rin menuju kamarnya.

“Unnie”

“Shhtt, aku sudah janji pada Kyung Soo untuk membawamu ke pesta dansa.” Ujar Ah Jung sambil memoles wajah Seul Rin.

Seul Rin hanya diam, ini memang keinginannya kan ?

Ah Jung melepas ikatan rambutnya kemudian menggerainya. “Otte ? Sederhana tapi cantikkan ?”

Seul Rin membuka mata dan melihat wajahnya yang begitu cantik di cermin. Ah Jungpun mengambil gaunnya dan memberikannya pada Seul Rin.

“Pakailah,”

“Lalu Eonnie ?”

Ah Jung tertawa, “Aku ada kencan dengan kakakmu” jawabnya sambil mengedipkan satu matanya pada Seul Rin.

Seul Rinpun menganti bajunya menjadi gaun, cantik sekali bahkan mengalahkan Cinderella.

“Oh iya, kau pegang ya kuncinya. Kami pergi dulu” ujar Ah Jung sambil memberikan kunci rumah pada Seul Rin. Sedangkan tangan satunya sudah merangkul Kyung Soo.

Seul Rin melihat kedua kakaknya yang berjalan bersama keluar. Dan sekarang tak ada satu kendaraanpun untuknya, bagaimana jika ingin pergii ??

‘Whussss’

Angin bertiup kencang, Seul Rin berlari keluar rumah untuk menutup pintu. Ia harus bergegas, namun ia melihat sepasang kekasih –sepertinya-.

“Kalian siapa ?”

Sepasang kekasih itu menoleh ke Seul Rin, baju mereka bukan baju biasa. Yang namja berwajah malaikat dan mengenakan baju seperti pada zaman Yunani Kuno sedangkan yeojanya memakai gaun putih polos selutut.

“Annyeong, kau Cinderella kan ? Kami sedang melaksanakan Ujian Akhir Pelatihan Peri. Aku Hwang Miri dan ini namja chinguku, Suho. Dia tampan kan ? Awas kau merebutnya !”

Seul Rin sontak memundurkan tubuhnya ketika tongkat sihir Miri mengacung padanya. “Maaf, aku bukan Cinderella.” Jawabnya sembari tersenyum, ya walau senyumannya itu seperti dipaksakan.

“Mwo ? Bukan Cinderella ?” Miri tampak kebingungan dan membuka buku catatannya, “Oppa, ottokhae ?”

“Sudahlah chagi, yang penting kita harus menyelesaikan Ujian kita” jawab Suho sambil mengedipkan satu matanya ke Miri. Iapun mengelus rambut Miri penuh kasih sayang.

“Arraseo Oppa, aku makin mencintaimu”

“Oppa juga Chagi”

“Dan sekarang semakin mencintaimu”

“Kau bintang terindahku”

Seul Rin menatap jengah kedua orang itu, upss maksudnya peri. “STOPPP !! Baiklah, apa tujuan kalian kesini ?”

“Bukankah sudah kami katakan kami akan menyelesaikan Ujian Akhir kami Nona ?”

Jawaban Suho membuat Seul Rin menyengir, “Baiklah, kalian peri kan ? Nah, sekarang berikan aku kereta kencana atau apapun lah. Bagaimana aku bisa ke pesta dansa jika tidak ada kendaraan.”

“Tck memaksa sekali sih, baiklah. Ambilkan aku mobil-mobilan” suruh Suho dengan cepat.

“Mobil – mobilan ? Bukankah biasanya pakai la-“

“Jangan banyak bicara ! Aku perimu hari ini”

Seul Rinpun berlari dan mengambil mobil – mobilan Kyung Soo, ya walaupun mobil – mobilan kayu. Memang dasar peri aneh.

“Mundurlah,” Seul Rin pun memundur. “Mobil kayu – kayuan, jadilah kamu jadi mobil beneran..”

‘Criingg’

(Latar Menjadi gelap selama beberapa menit dan suara langkah kaki)

Seul Rin takjub ketika melihat mobil kayu raksasa ada di depannya, indah sekali.

“Kau bisa naik itu, ada Kai yang menjadi supirnya” jelas Suho.

Seul Rin mengangguk, iapun melangkahkan kakinya memasuki mobil.

“Tunggu !” Miri berlari menghampiri Seul Rin. “Pakailah ini, yaa~ sejujurnya ini sepatu favoriteku. Biasanya di drama Cinderella pasti ia memakai sepatu kaca, tapi berhubung kau bukan Cinderella jadi tidak kuberi sepatu kaca, tapi berhubung aku belum bisa sihir dengan baik maka kau kuberi sepatu favorite-ku. Semoga beruntung,”

Seul Rin mengangguk mengerti, iapun masuk dan Kai menutup pintu mobil dan bergegas menuju Istana Kerajaan.

(Setting Latar berubah menjadi Istana)

Seul Rin baru saja turun dari mobilnya, ia melihat bangunan Istana yang bergitu megah.

“Hello Bro ! Lama tak ketemu yoo”

Seul Rin menghendikkan bahu dan meninggalkan Kai dengan Pengawal kerajaan (Park Song Ki). Mungkin mereka sedang melepas rindu.

Ia memasuki Istana dan melihat banyak sekali pasangan yang berdansa. Tiba – tiba datanglah seorang namja tampan –yang sebenarnya cantik- .

“Putri cantik, maukah kau berdansa denganku ? Saya Pangeran Luhan,” Luhan menundukkan tubuhnya dan menarik tangan Seul Rin untuk diajaknya berdansa.

“Sa-saya mau Pangeran Luhan”

Seul Rinpun ikut berdansa, baru 20 menit ia berdansa dengan Luhan tiba – tiba,

‘Duarr !’

(Lampu di gedung pertunjukan mati keseluruhan, tiba – tiba sebuah cahaya terfokus pada seseorang)

Seul Rin melihat ke arah namja yang berada di bawah cahaya, seingatnya tak ada skenario ini di naskah.

“Se-Sehun~ah ?” panggil Seul Rin terkejut, ia justru melihat Sehun yang tersenyum padanya.

“Kau mengingatku ?”

“Apa ?”

Sehun tiba – tiba memeluk Seul Rin, “Aku mencarimu selama ini, dan sekarang kita bertemu”

Seul Rin bingung, sangat bingung. Ini keluar dari naskah.

Sehun melepas pelukannya, ia menatap Seul Rin begitu dalam dan damai. “Aku menyukaimu sejak lama, sejak kau SMP. Tapi mengapa kau tiba – tiba menghilang ?”

Dalam naskah, Mama Chan menikah dengan Appanya ketika ia berusia 13 tahun dan iapun pindah sekolah. Mengapa semua begitu rumit ?

“Saranghae, jadilah Ibu untuk anak – anakku kelak.”

“Tapi Sehun~ah”

“Aku tak ingin kehilanganmu lagi,”

Seul Rin terdiam, dengan lemah ia mengangguk.

“Gomawo Rin~ah,” Sehun kembali memeluknya,

Chanyeol dan So Jungpun berjalan menghampiri mereka.

“Apakah ini gadis yang membuatmu jatuh cinta itu Sehun~nie ?” tanya So Jung, Sang Ratu

“Ne, Mama”

“Mulai sekarang, Seul Rin akan kami restui dengan Pangeran Sehun. Kalian, hiduplah bahagia” ujar Chanyeol, Sang Raja.

Min Hyuk membawakan sekotak cincin untuk mereka.

“Seul Rin~ah,” panggil Sehun dengan nada manja

Seul Rin menoleh dan melihat Sehun mendekati wajahnya,

Semakin dekat

Semakin dekat

Dekatt

.

.

.

.

(Lampupun mati)

‘Cupp’

Ciuman pertama mereka, di atas panggung.

(Lampu kembali menyala)

Dan masih berciuman.

—- Cinderella Story END—-

“Rin~ah”

“…”

“Hei, kau marah ?”

“…”

“Kumohon bicaralah satu kata padaku”

“Malas”

“Yakk !”

Seul Rin berjalan memasuki kamarnya,

‘Brakkk’

Sehun menatap nanar pintunya, apa ia salah lagi ?

“Hyung, kau keterlaluan”

Sehun menoleh dan melihat Sejoon yang melipat tangannya didada dengan wajah kesal.

“Wae ? Aku salah lagi ?”

“Tentu saja Hyung, kalian berciuman dan dilihat oleh banyak orang. Ah, pasti ia sangat marah padamu. Hahahaha”

“Yakk ! Oh Sejoon !” teriak Sehun namun tak di gubris oleh adiknya yang sudah berlari kegirangan ke kamar.

“Jangan marah, nanti cantikmu hilang” goda Sehun dari luar.

‘Brakk’

“Mati kau Oh Sehun !!”

Oh, semoga barang yang dilempar ke pintunya tadi bukan vas atau lampu tidurnya.

TBC

Holaaa , jelek ya ceritanya xD. Mian, sebenernya mu ku publish sebulan yg lalu, tapi kami masih fokus sekolah dan minggu depannya kami Study tour selama seminggu jadi gak bisa update. Buatnya aja ini ngebut xD.. Mian kalau jelek.

Kenapa drama diatas gak pake naskah drama asli ? Susah buatnya, ribet.. Bikin percakapan, pake tanda kurung, petik, terus di italic lagi.. Narator cuma berguna di awal2 aja, pas Seul Rin mulai kebingunan narasinya ikutin hati Seul Rin, bukan termasuk naskah dramanya, dianya kebingungan beneran.. Jadi jangan bingung ya ?

Ah iya, ada yang ngingetin Fantastic kalau Seul Rin itu Desainer Freelance tapi kok gak pernah ditunjukkin ya ? Wohoo, gomawo udah ingetin . Insya allah, next chapnya Seul Rin bakal nge-desain lagi, sebagai pelampiasan hehe xD.. Tunggu ya, RCL okayy ! ^^

35 thoughts on “[Special Cinderella Drama] Love Story part 8A

  1. Hahaaha
    aku suka bget dg part ini . ada komedinya..
    aku pengen deh ke depanya bertengkr dg sehun ad genre komedi nya gt..
    Next thor.. 🌸

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s