Diposkan pada Fanfiction

Promise

Promise

Author : charismagirl

Cast :
* Byun Baekhyun
* EXO

Length : drabble

Rating : general

Genre : friendship, life

***

Waktu menunjukkan hampir tengah malam-ketika aku mengecek jam di layar ponselku, namun aku, para anggota yang lain serta mungkin beberapa kru masih berada di gedung konser. Aku meregangkan badanku saat aku baru saja keluar dari ruang ganti. Tersisa beberapa sampah bungkus makanan yang bertebaran di meja dan beberapa jatuh ke lantai. Aku menyempatkan membuang sampah-sampah itu ke dalam bak sampah sebelum keluar dan menyusul anggota lain yang sepertinya sudah berada dalam van. Aku menguap. Rasanya capek sekali. Ingin segera tiba di dorm, lalu tidur dengan nyaman, memeluk gulingku tersayang.

Suasana tidak begitu mencekam mengingat masih banyak kru yang berlalu lalang dan lampu koridor menyala penuh. Aku membungkuk, menyapa entah siapa saja yang berpapasan denganku.

“Kerja bagus hari ini, Baekhyun-ssi,” ucap seorang pria dengan kaos hitam bertuliskan ‘crew’. Pria itu menepuk bahu kananku pelan, Aku tersenyum sesaat, lantas meneruskan langkahku.

Tidak sadar aku telah berada di depan pintu masuk panggung. Sedikit penasaran dengan keadaan panggung, akupun masuk. Cahaya tidak cukup banyak disini. Panggung masih berantakan dengan hamburan confetti, dan hadiah dari fans.

Fans.

Satu kata yang memiliki makna begitu dalam sampai-sampai aku takut salah mengartikannya. Setiap kali aku mengeluh, saat itu pula aku teringat bahwa ada yang jauh lebih lelah dariku, dari kami semua. Orang-orang yang rela menunggu berjam-jam, sejak pagi, sebelum gate dibuka. Orang-orang yang berjuang mengumpulkan uang untuk datang menyaksikan konser kami ini. Dan tentu saja rela menyisihkan waktunya untuk kami.

Pagi itu, kami berangkat dari tempat peristirahatan menuju gedung konser untuk melakukan reaharsal. Kesal. Mengantuk. Jam tidur kami rasanya masih sangat kurang, jadi aku memutuskan untuk tidur dalam van. Tidak ada yang memulai pembicaraan karena sepertinya yang lain juga lebih memilih tidur, memanfaatkan waktu yang ada.

Pakaian seadanya dan wajah tanpa make-up yang terpaksa ku tutup dengan masker. Tidak terlalu percaya diri menunjukkan wajahku yg polos. Beberapa kali aku menguap, namun tak junjung tertidur.

Tidurku terusik saat aku mendengar suara ribut, bukan orang-orang berkelahi, hanya suara keramaian yang ditimbulkan dari orang yg berkumpul. Aku membuka tirai van sedikit, langit sudah lebih cerah. Mataku tertuju pada beberapa gadis yang duduk di tepi jalan sembari makan kimbab. Mereka kelihatan lelah, tapi tetap berseri-seri mengobrol satu sama lain.

Kapan mereka tiba? Mereka tidur dimana? Apa ayah dan ibu mereka tahu? pertanyaan-pertanyaan itu cukup mengangguku hingga aku termangu sampai Jongin menyadarkanku bahwa kami sudah tiba.

“Apa yang sedang kau pikirkan, Hyung?” tanya Jongin.

Aku menoleh pada Jongin, sembari tersenyum.  “Tidak ada.” Pintu van terbuka. Kami pun keluar satu per satu, disambut oleh sapaan yang bersemangat. Petugas keamanan sudah siaga mencegah agar gadis-gadis itu tidak bergerak maju terlalu dekat. Aku menunduk. Sorot kamera mengarah pada kami. Bunyi kamera profesional maupun kamera ponsel saling bersahutan.

“Daebak, belum apa-apa sudah ramai.” Aku menghentikan langkahku mendengar pernyataan dari Sehun sebelum dia masuk dan memeluk dirinya sendiri. Udara pagi hari memang cukup dingin. Dan aku tidak tahan berlama-lama di luar. Bagaimana dengan… mereka?

Pantaskah aku atau bisa kubilang kami menerima ini semua?

Ada segelintir kejadian yang membuat kami hampir cedera.

“Baekhyun-ah, kau tidak apa-apa?” tanya Chanyeol dengan wajah khawatir. Aku baru saja jatuh secara tidak sengaja saat bersiap dengan pose pertama lagu overdose.

Astaga aku melamun lagi. Dasar bodoh! Aku merutuk diri sendiri. Bisa aja aku membahayakan keselamatan orang lain karena kecerobohanku.

“Aku tidak apa-apa. Sepertinya, aku malah tidak sengaja menginjak kaki Kyungsoo.”

Kyungsoo menoleh dengan matanya yang bulat itu saat aku menyebut namanya. Dia menggeleng dengan mulut yang bicara bahwa dia tidak apa-apa. Ya, aku tidak.ingin membuat yang lain khawatir walau sebenarnya pinggangku terasa sedikit nyeri.

Jongin sering mengalami cedera saat latihan. Si dancing machine itu memang tidak tanggung-tanggung dengan kerja kerasnya. Ya makanya tidak diragukan lagi kemampuan menarinya. Benar-benar memukau.

Aku, kami semua akan berusaha memberikan yang terbaik untuk mereka, orang-orang yang mencintai kami.

Aku akan membuat mereka percaya dengan senyumanku. Berharap itu semua cukup untuk menyampaikan rasa terimakasihku atas cinta yang mereka berikan.

We are one.

Kita adalah satu. Seperti sebuah mantra. Kalimat pertama yang kami ucapkan saat kami bertemu kalian. Seperti terikat oleh benang yang tak kasat mata, kita bersatu tanpa syarat. Hanya dengan genggaman cinta.

Kita telah ditakdirkan bersama.

Aku berjanji akan melindungi kalian semampuku.

“Hyung, sedang apa kau disini?” tanya Sehun.

“Hanya mengambil sesuatu yang ketinggalan. Ayo ke van bersama.” Aku merangkul bahunya yang lebih tinggi dariku. “Sebentar,” Aku mengambil sebuah boneka kecil, rilakumma. Pasti ini untuk Chanyeol, ada nama Chanyeol di punggung bonekanya. Biar ku serahkan padanya nanti.

Aku tahu, aku akan kembali lagi kesana karena sesuatu yang tertinggal-hatiku. Aku telah meletakkan hatiku disana. Dan selamanya akan seperti itu.

Aku mencintai kalian, EXO-L.

*End*

(Backsound : EXO – promise)

Bingung? Sama! wkwk aku juga gak tau ini cerita arahnya kemana. Cuma drabble numpang lewat di otak. Sebenarnya udah lamaaa banget bikinnya. Tp ragu ngepost. Aneh sih(?) Yg udah terlanjur baca, maafkan ketidakjelasan cerita ini. Hehe
*bow* once again. Thanks!!!

Iklan

Penulis:

Being fangirl is not easy as looks, so respect each other is better. EXO-Love. Byun Baekhyun. Wanna One. Bae Jinyoung. ❤

4 tanggapan untuk “Promise

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s