Posted in Chapter, D.O, Fanfiction, Romance, SCHOOL LIFE, Se Hun, selvyvii907, Teen

My My [Chapter 6]

Waah, udah berapa lama aku ga post disini? wkwk sebenernya udah aku post di wattpad, semoga ada yang inget ya hehe happy reading!

mymy

Title  : My My

Length :-

Rating : PG 13

Genre :Romance, friendship, school life

Author :Selvyvii907/@selvyguunawan

Main Cast:-Oh Sehun(Exo-K), Jung Eunji  Do Kyungsoo (Exo K), Son Naeun

Support Cast: Park Chanyeol(Exo K), Mark Tuan (Got7)

Eunji dan Kyungsoo berjalan menyusuri jalanan Seoul dalam diam, keduanya sibuk dengan pikiran mereka masing-masing, Eunji masih shock dengan kejadian yang menimpanya barusan, gadis itu melirik tangan Kyungsoo yang kini masih merangkulnya, pria itu tak melepaskan rangkulannya, seolah memastikan bahwa gadis itu selalu aman didekatnya.

Eunji tersenyum tipis, ia tak tahu bagaimana perasaannya sekarang, mengetahui bahwa Kyungsoo membelakan diri untuk menolongnya membuatnya merasa senang, tapi ada sesuatu yang mengganjal perasaannya saat ini, dan ia tahu apa penyebabnya.

Oh Sehun, pria pertama yang terlintas dipikiran Eunji ketika dirinya berada dalam bahaya seperti tadi kini malah tak menampakan dirinya, justru Kyungsoo lah yang datang. Do Kyungsoo, pria yang ia idolakan selama ini menyelamatkannya dan menjaganya seperti sekarang, bukankah itu hal yang diimpikan setiap wanita? Tapi anehnya, Eunji tak merasakan perasaan yang seharusnya ia rasakan.

Disisi lain, Kyungsoo, yang sedari tadi memilih untuk diam dan tak melepaskan rangkulannya pada gadis disampingnya ini kini sedang berkelut dengan pikirannya sendiri.

Apa yang akan terjadi pada Sehun?

Tentu Kyungsoo mengkhawatirkan sahabatnya itu, Sehun memang termasuk ahli dalam urusan berkelahi, tapi bukan berarti ia bisa mengalahkan preman-preman bertubuh besar itu. Dan sekarang perasaan Kyungsoo semakin tidak enak, perasaannya mengatakan sahabatnya itu tidak sedang baik-baik saja.

Eunji dan Kyungsoo menghentikan langkah mereka ketika kini keduanya telah sampai ke tempat tujuan mereka, rumah Eunji.

“Terimakasih, Kyung.”Ujar Eunji pelan, gadis itu mengulas senyum tipis, berusaha menunjukan bahwa sekarang ia baik-baik saja.

Kyungsoo mengangguk, pria itu menepuk lengan Eunji lembut sambil tersenyum hangat, ia lega Eunji baik-baik saja, tapi permasalahannya belum selesai.

“Masuklah.”Perintah Kyungsoo halus, Eunji mengangguk, gadis itu baru hendak memasuki halaman rumahnya ketika ia mendengar ponsel Kyungsoo berdering.

“Halo? Ya, Saya Kyungsoo, Sehun? Ya dia temanku.  A-Apa?! Dia dimana sekarang? Baiklah, aku akan kesana sekarang. Terimakasih banyak!”

Kyungsoo memasukan ponselnya dengan cepat, Eunji menatap Kyungsoo dengan pandangan bertanya. Eunji yakin sesuatu terjadi pada Sehun, karena Kyungsoo terlihat begitu panik sekarang.

“Kyung, ada apa?”

Kyungsoo menatap Eunji dengan gelisah, “Sehun..dia masuk rumah sakit.”Jawab Kyungsoo ragu.

Eunji membelalakan matanya, berharap ia tadi salah dengar, tapi ucapan Kyungsoo sangat jelas ditelinganya.

“Kenapa? Apa yang terjadi? Apa ia sakit atau sesuatu hal buruk menimpanya?”

Dan untuk kali ini, Jung Eunji tak bisa menyembunyikan kekhawatirannya.

Kyungsoo berjalan mendekati Eunji, pria itu merangkul kedua pundak Eunji dan menatapnya lekat.

“Sebenarnya, Sehun terluka karena melawan preman-preman yang mengejarmu tadi, aku datang dengan Sehun tadi, tapi Sehun menyuruhku menyelamatkanku dulu, dan dia melawan semua preman itu sendirian.”Jelas Kyungsoo panjang lebar.

Eunji mengerjapkan matanya, jadi Sehun sebenarnya ada disana? Bahkan pria itu melawan komplotan yang bertubuh jauh lebih besar ketimbangnya?

Lutut Eunji terasa lemas, ia tak bisa membayangkan bagaimana kondisi Sehun sekarang. Siapapun yang melihat pasti tahu, Sehun tak akan bisa mengimbangi preman-preman itu.

“Kita harus ke rumah sakit sekarang, Kyung. Ayo.” Eunji menarik Kyungsoo dengan cepat, tapi Kyungsoo  menahan gadis itu.

“Tidak, kau harus pulang. Ini sudah malam Eunji. Orang tua mu  pasti khawatir. Masuklah, aku akan memastikan bahwa Sehun baik-baik saja.” Kyungsoo kini menatap Eunji dengan tatapan memohon, ia tak ingin orang tua gadis itu khawatir, apalagi kondisi Eunji saat ini sedang tidak baik.

“Tapi Sehun begini karenaku, aku harus kesana untuk memastikan bahwa dia ba—”

“Dia akan baik-baik saja, aku jamin itu. Tapi untuk sekarang, kau harus memikirkan keluargamu. Mereka akan panik kalau tahu kau belum pulang larut malam begini. Masuklah, besok pagi-pagi aku akan  menjemputmu untuk mengunjungi Sehun, sekarang kau harus beristirahat.”

Sisi tegas Kyungsoo kini mulai terlihat, Eunji terdiam, membenarkan ucapan pria itu dalam hatinya. Kyungsoo benar, orang tuanya pasti khawatir. Eunji memang tak boleh pulang terlalu malam. Tapi bagaimana dengan Sehun?

“Sehun itu pria yang kuat, ia pasti hanya akan terluka sedikit, tapi percayalah, kondisinya akan berangsur baik dengan cepat .” Ujar Kyungsoo berusaha menenangkan saat dilihatnya keraguan di wajah Eunji.

Eunji mengangguk, “Tolong beritahu aku kondisi Sehun setelah kau menemuinya.”Pinta Eunji sebelum Kyungsoo pergi.

Kyungsoo tersenyum dan mengangguk, setelah itu Kyungsoo berbalik dan pergi ke tempat tujuannya.

**oo**

Kyungsoo berjalan cepat menyusuri lorong rumah sakit setelah ia mengetahui ruang tempat Sehun dirawat sekarang. Kyungsoo memasuki ruang dimana Sehun dirawat, napas pria itu tercekat begitu mendapati seseorang tak asing yang kini sedang berbaring disana.

“Aku bahkan tak pernah membayangkan kau akan terlihat se-menyedihkan ini.”Lirih Kyungsoo pelan begitu melihat kondisi sahabatnya itu.

Sehun kini berbaring dengan lemah, kepala Sehun yang diperban dan luka lebam ditubuhnya membuat kondisinya terlihat memprihatinkan,  tapi syukurlah, menurut dokter yang menangani Sehun tadi, keadaan Sehun tak begitu parah, karena ia diselamatkan dengan cepat. Kyungsoo duduk di kursi yang tersedia disamping tempat tidur tempat Sehun berbaring sekarang. Kyungsoo menghela napasnya, lega karena kondisi temannya tak begitu parah.

“Sejak kapan kau begitu mengkhawatirkan orang lain?”Tanya Kyungsoo pada Sehun yang tak menjawab, pria itu masih tertidur.

Rasanya aneh, seorang Oh Sehun bahkan rela mengorbankan dirinya sendiri demi orang yang tak begitu dekat dengannya. Sehun memang tipe teman yang solid, tapi itu hanya berlaku pada Kyungsoo, ya, keduanya memang sudah sangat akrab. Bahkan mungkin bisa dibilang seperti suadara.

Sehun hanya akan peduli dengan dengan tiga hal, keluarga, sahabat, dan mungkin-orang yang ia suka?

“Apa kau menganggap Eunji sahabatmu?”Kyungsoo lagi-lagi bertanya pada Sehun yang tak bergeming.

Rasanya tak mungkin kalau Sehun menganggap Eunji sahabat, keduanya bahkan tak pernah akur, dan seorang Oh Sehun sangat selektif dalam hal persahabatan. Bukan berarti dia memilih-milih teman juga sih, tapi Sehun bukan tipe yang mudah dekat dan menganggap orang sebagai sahabat. Bahkan Chanyeol, masih Sehun kategorikan sebagai teman dekat. Lalu kalau Sehun tak menganggap Eunji sebagai sahabat, apakah mungkin–Kyungsoo menggelengkan kepalanya dengan cepat, itu adalah kemungkinan yang sangat konyol bukan? Oh Sehun tak mungkin jatuh cinta pada Jung Eunji, musuh bebuyutan Sehun sendiri, kan?

Lamunan Kyungsoo buyar begitu mendengar bunyi dercitan pintu terbuka, Kyungsoo menoleh ke sumber suara. Dan saat itu, ia mendapati seorang gadis yang terlihat sepantaran dengannya memasuki ruangan tempat Kyungsoo dan Sehun berada.

Seolah mengerti arti tatapan bertanya Kyungsoo, gadis itu menjulurkan tangannya dan tersenyum, membuat wajahnya terlihat berkali lipat lebih cantik. Kyungsoo refleks berdiri begitu melihat uluran tangan gadis itu.

“Namaku Lee Hyun Ra, kau pasti bingung ya kenapa aku ada disini? Aku akan menjelaskannya nanti, tapi pertama-tama, kau juga harus mengenalkan dirimu terlebih dahulu.” Ujar gadis bernama Hyun Ra itu ramah, seolah ia telah mengenal Kyungsoo sebelumnya.

Kyungsoo menjabat tangan Hyun Ra dan tersenyum tipis, “Namaku Do Kyungsoo, kau bisa memanggilku Kyungsoo.”

Hyun Ra menganggukan kepalanya, tak menghilangkan senyum di wajahnya. Gadis cantik itu kini mencoba melirik Sehun yang berada dibelakang Kyungsoo.

“Dia baik-baik saja kan? Harusnya iya, aku rasa tadi aku menyelamatkannya di waktu yang tepat.”Ucap Hyun Ra, gadis itu kini menatap Kyungsoo yang masih diam.

“Tadi itu aku yang menelponmu.” Hyun Ra kembali bersuara.

“Ah, pantas saja. Kau yang menyelamatkan Sehun?”Tanya Kyungsoo takjub.

“Ya tidak bisa dibilang menyelamatkan secara langsung sih, tapi aku membawanya dengan taxi begitu melihat Sehun dipukul oleh preman-preman itu, ia langsung tergeletak dijalanan tadi. Sayangnya preman-preman itu keburu melarikan diri. Sungguh, keadaannya sangat parah tadi. Untungnya ia belum terlambat ditangani, atau tidak aku tak bisa membayangkan apa yang terjadi padanya,”

Hyun Ra memberi jeda pada ucapannya sambil melirik Sehun tak habis pikir, tahu kalau Hyun Ra belum selesai bicara, Kyungsoo memutuskan untuk tetap diam.

“Aku heran, badan dia sangatlah kurus, kenapa ia begitu yakin bisa melawan mereka? Untung saja ia membawa dompet dan ponselnya, aku tadi menekan tombol nomor satu, dan langsung terhubung nomormu, kau pasti sangat penting ya bagi Sehun? Apa kau ini kakaknya? Ah tidak mungkin, nama-mu Do Kyungsoo kan? Seingatku saat melihat kartu pelajarnya, namanya Oh Sehun. Artinya, kalian punya marga yang berbeda. Kalau begitu, kau pasti sahabatnya?”Tebak Hyun Ra, gadis ini benar-benar terbilang cerewet, padahal mereka baru lima menit bertemu.

“Iya, aku sahabatnya sejak kecil, dan terimakasih banyak karena telah menolong temanku, kau sangat berjasa, Hyun Ra-ssi!”Ujar Kyungsoo sambil tersenyum tulus.

“Itu bukan masalah, dan panggil aku Hyun Ra, jangan terlalu formal begitu, oke Kyung?” Gadis itu memanggil Kyungsoo akrab seolah mereka memang sudah lama saling mengenal.

Kyungsoo tertawa pelan, pria itu lalu mengangguk, “Baiklah, Hyun Ra-ya. Dan aku rasa kau harus pulang sekarang, ini sudah malam.”

Hyun Ra melirik arlojinya, Kyungsoo benar, ia harus pulang sekarang, pasti orang tuanya sudah menunggu, dan Hyun Ra yakin saat pulang nanti ia akan dilontari berbagai macam pertanyaan.

“Kau benar, kalau begitu aku pulang dulu ya, besok aku akan kesini lagi.”Ujar Hyun Ra, gadis itu berjalan mendekati Sehun yang masih memejamkan matanya, diikuti dengan Kyungsoo yang mengamati gerak gadis itu.

“Seperti tak asing.”Gumam Hyun Ra pelan, ia menatap Sehun lekat, memperhatikan baik-baik wajah pria itu.

Tampan. Ya, pria yang ditolongnya ini memang tampan, tapi bukan itu yang menarik perhatiannya, ia seperti pernah mengenal pria dihadapannya ini, tapi Hyun Ra tak dapat mengingatnya.

“Jangan bilang kau jatuh cinta pada pandangan pertama.”

Ucapan seseorang itu membuat pikiran Hyun Ra buyar, gadis itu kini menatap Kyungsoo, pria yang barusan berbicara itu dengan matanya yang membulat.

“Jatuh cinta pada pandangan pertama? heol, itu tak ada dalam kamus Lee Hyun Ra.” Jawab gadis itu dengan cepat.

Kyungsoo tertawa, dan Hyun Ra bisa menyimpulkan, pria itu mudah tertawa pada segala hal, Kyungsoo pria yang ramah.

“Kau melihat Sehun seolah kau sedang terpana, aku bisa memakluminya, dia itu memang diidolakan banyak wanita.”Tutur Kyungsoo, ia sudah memaklumi reaksi setiap wanita ketika bertemu dengan sahabatnya itu.

“Dan aku rasa, kau juga sama populernya seperti Sehun, iya kan?”Tebak Hyun Ra yakin.

Kyungsoo memang terbilang tampan, ia memang tak setinggi dan memiliki kulit seputih Sehun, tapi mata bulat Kyungsoo dan senyuman manisnya membuat Hyun Ra yakin, pria itu tak mungkin masuk jejeran pria biasa di sekolahnya.

Kyungsoo menggeleng, “Aku hanya pria biasa, yang hobi membaca buku dan sama sekali tidak populer.”Jawab Kyungsoo yang tentunya berbohong dengan ucapan terakhirnya.

Hyun Ra memutar bola matanya, tak yakin dengan ucapan pria itu.

“Sepertinya aku harus pulang, pasti nanti eomma dan appa akan mengintrograsiku, duh, membayangkannya saja sudah membuatku pusing.”Gerutu Hyun Ra, muka frustasi terlihat diwajah cantiknya.

Kyungsoo hanya tertawa geli melihatnya, gadis itu ceria, mirip seperti Eunji, bedanya Hyun Ra adalah gadis modis yang pastinya menjadi idaman banyak pria, berbeda dengan Eunji, gadis itu sangat apa adanya dalam berpenampilan.

Ngomong-ngomong soal Eunji, Kyungso jadi ingat ia belum memberi kabar tentang Sehun kepada gadis itu, Eunji pasti sangat khawatir, tadi Kyungsoo baru sempat memberitahu orang tua Sehun, menenangkan Oh ahjumma membuat Kyungsoo lupa untuk mengabari Eunji.

Kyungsoo lalu mengalihkan pandangannya pada Hyun Ra, bukankah berbahaya kalau seorang perempuan pulang selarut ini sendirian?

“Kau naik apa kesini?”Tanya Kyungsoo pada Hyun Ra yang tengah berkemas.

Hyun Ra mengangkat kepalanya, gadis itu terlihat berpikir sesaat sampai akhirnya menjawab, “Bus.”

“Kalau begitu pulang bersamaku saja, aku akan menemanimu naik bus dulu.”Ujar Kyungsoo mantap.

Hyun Ra memiringkan kepalanya dan menatap Kyungsoo ragu, “Memangnya rumah kita searah?”Tanya gadis itu.

“Itu urusan mudah, yang terpenting aku harus memastikan kau pulang dengan selamat.”Jawab Kyungsoo.

Hyun Ra tersenyum takjub, gadis itu menepuk kecil tangannya, “Harus aku akui kau memang punya manner  yang bagus!”

Mendengar ucapan Hyun Ra dan bagaimana gadis itu mengucapkannya dengan tulus membuat Kyungsoo terkekeh, menurutnya hal itu adalah hal umum, bukankah setiap pria memang harusnya begitu?

**oo**

Kyungsoo tersenyum ketika Hyun Ra mengucapkan terimakasih karena telah mengantarkannya sampai ke rumahnya sekarang. Kyungsoo menatap pemandangan didepannya dengan takjub. Rumah berukuran besar dan mewah yang sebenarnya sudah ada diperkiraan  Kyungsoo, penampilan Hyun Ra memang sebanding dengan rumah yang ia tinggali. Hyun Ra berasal dari golongan atas, tapi Kyungsoo tak melihat keangkuhan dari gadis yang baru ia kenal itu.

“Masuklah.”Ujar Kyungsoo.

Hyun Ra mengangguk, gadis itu melambaikan tangannya sebagai ucapan selamat tinggal, setelah itu Hyun Ra membalikan badannya, hendak memasuki rumahnya.

“Hyun Ra,” Kyungsoo menahan gadis itu dengan memanggil namanya.

Hyun Ra menoleh dan menatapnya dengan kening mengkerut, Kyungsoo kembali tersenyum dan membuka mulutnya, “Terimakasih karena telah menyelamatkan Sehun.”Ujar Kyungsoo tulus.

Hyun Ra terkekeh dan mengibaskan tangannya, “Bukan masalah besar, semoga Sehun lekas sembuh.”

Kyungsoo mengangguk, “Aku akan memastikan dia mengetahui siapa penyelamatnya, selamat tinggal!”

Hyun Ra tertawa geli mendengarnya, ia menatap tubuh Kyungsoo yang menjauh. Hyun Ra tak beranjak dari tempatnya, gadis itu masih terdiam. Oh Sehun. Nama itu tak asing, bahkan Hyun Ra merasa familiar dengan wajah itu.

“Kau masih ingat  Oh Sehun? Dulu kalian pernah beberapa kali main bersama, kau tahu, eomma berteman baik dengan ibunya Sehun, dulu saat masih mengandung kami merencanakan sesuatu.”

Hyun Ra menggenggam erat tali tasnya begitu ucapan ibunya beberapa hari yang lalu terngiang dipikiranya, Hyun Ra juga masih ingat betul wajah sumringah ibunya ketika memperlihatkan foto seorang pria sebaya Hyun Ra.

“Eomma dan ibunya Sehun merencanakan untuk menjodohkan kalian saat kalian besar nanti, ide eomma keren bukan?”

Hyun Ra meneguk ludahnya, ia ingat sekarang, perjodohan konyol itu, ide aneh ibunya yang ingin menjodohkannya dengan seseorang yang ia tak kenal betul, teman masa kecil Hyun Ra, well, mungkin bukan teman, hanya sebatas kenalan, karena Hyun  Ra bahkan tak mengingat Sehun. Itu tandanya, ia dan Sehun bukanlah teman dekat dulunya.

“Apa dia Sehun yang sama?”

**oo**

Halo! Wah akhirnya selesai juga part ini, gimana? Puas sama chapter ini ga? Anyway, ada cast baru nih disini. Lee Hyun Ra, hayo udah bisa nebak belum kira-kira pengaruh apa yang Hyun Ra bawa nanti buat Sehun dan Eunji?

Ditunggu ya vote dan comment kalian, jangan jadi silent readers dong huhu
comment kalian bikin aku semangat tau, ea. Haha. See you!

Iklan

Penulis:

writing is my hobby! i'm hottest, love all 2pm members especially @khunnie0624 and @0430yes ! support another korean idol too ^^

13 thoughts on “My My [Chapter 6]

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s