Diposkan pada nanairu

MY MR. EGOIST [CHAPTER 9]

my-mregoist

Author : Nana

Genre : Romance, Comedy, Life

Cast :

Joo Jin Hyun (OC)

Byun Baekhyun (EXO-K)

Park Chanyeol (EXO-K)

Song Joongki

Xi Luhan (EXO-M)

Disclaimer: All the casts are from God except the OC is my imagination and the storyline too.

Preview

Jinhyun mengerjap tidak percaya. Seorang Byun Baekhyun yang egois dan arogan meminta maaf padanya? Dia menatap Baekhyun cukup lama, membuat pria itu mengernyit kebingungan.

“Apa kau suka dengan kamar ini?” tanya Baekhyun memecah keheningan.

“Ya. Tapi…”

“Aku tidak memiliki maksud apapun. Ini hanya permintaan maaf dariku. Akhirnya ada hadiah dariku yang kau suka.” Baekhyun tersenyum miring lalu dia beranjak dari tempat itu, meninggalkan Jinhyun sendiri.

Jinhyun terdiam memandang punggung Baekhyun yang menjauh. Dia sangat tidak mengerti dengan sikap dan kepribadian Baekhyun. Satu hari dia akan jahat padanya, tetapi di hari yang lain dia akan baik terhadapnya. Jinhyun sekali lagi mengamati ruangan itu. Sebuah hadiah yang tidak pernah diduganya. Entah kenapa dia merasakan kupu-kupu beterbangan di perutnya ketika melihat sisi baik Baekhyun.

Oh, tidak! serunya dalam hati. Ada apa dengannya?

Preview End

            Jinhyun merenggangkan otot-ototnya dan mengerang. Entah sudah berapa jam dia mengerjakan desain yang diminta oleh kliennya. Selama beberapa hari ini dia mengurung diri di kamar pemberian Baekhyun yang didekorasi khusus untuknya. Jinhyun tidak pernah menyangka bahwa Baekyun akan memberikan hadiah itu padanya, terlebih lagi pria itu selama beberapa hari ini juga tidak mengganggunya. Aneh. Jinhyun bingung dengan sikap Baekhyun, tetapi dia lebih bingung terhadap perasaannya yang senang menerima kamar itu sebagai hadiah. Dimana harga dirinya?

Jinhyun merutuk. Apa yang dipikirkannya waktu itu? Apakah dia menerima saja permintaan maafnya? Dia tidak tahu, tetapi juga dia tidak mengajak Baekhyun bicara sejak hari itu. Lebih tepatnya dia tidak ingin karena dia takut Baekhyun akan kembali ke sikapnya yang lama. Pria itu tidak bisa ditebak.

Mata Jinhyun menatap layar komputer didepannya. Tangannya menggerakkan mouse dengan lincah lalu dia menekan tombol ‘render’. Pekerjaan sudah selesai, pikirnya. Setidaknya sekarang dia tinggal menunggu renderannya selesai. Jinhyun melirik jam dinding berbentuk peta dunia yang terpampang di atas TV. Waktu sudah menunjukkan jam dua belas malam. Lebih cepat dari dugaannya, mungkin dia bisa menyerahkan hasil desain itu ke kliennya besok, pikirnya. Dia beranjak dari tempatnya dan menghempaskan diri ke sofa. Tenaganya sudah terkuras membuatnya malas untuk kembali ke kamarnya.

Jinhyun menutup mata. Baru sejenak rasanya dia menutup mata, dirinya kemudian dibangunkan dengan sebuah deringan ponsel yang memenuhi ruangan. Perlahan dia membuka mata. Cahaya matahari pagi masuk dari dinding kaca dan menyambutnya. Jinhyun mengerjap-erjapkan mata. Gadis itu mengerang sambil bangun. Dia menggaruk kepalanya sembari mengedarkan mata, mencari-cari dimana ponselnya berada. Matanya kemudian terkunci pada sebuah benda berbentuk kotak yang berada diatas meja komputer. Dengan langkah terseok-seok dia berjalan menuju meja tersebut dan menjawab panggilan itu tanpa melihat layar ponsel.

“Jinhyun!”

Terdengar seruan dari seberang sebelum Jinhyun sempat mengatakan ‘yeoboseyo’, membuatnya berjengit kaget dan menjauhkan ponsel dari telinganya sejauh 1 meter. Keningnya berkerut.

 

For more, view here

Iklan

Penulis:

I'm 92liner and just an ordinary girl.

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s