MY MR. EGOIST [CHAPTER 13]

my-mregoist5

Author : Nana

Genre : Romance, Comedy, Life

Cast :

Joo Jin Hyun (OC)

Byun Baekhyun (EXO-K)

Park Chanyeol (EXO-K)

Song Joongki

Xi Luhan (EXO-M)

Disclaimer: All the casts are from God except the OC is my imagination and the storyline too. Do not copy or plagiariaze anything from this blog without my permission and take it as your own! I spend day and night to think and write the stories. So appreciate it.

Preview

Tangisan Jinhyun semakin jadi ketika Baekhyun merobek sisi kaus putihnya dan menampakkan sebagian pakaian dalam yang dikenakannya. Jinhyun memukul-mukul dada dan lengan Baekhyun sekuat tenaga. Tetapi Baekhyun tidak bergeming.

“Hen…hentikan…Baekhyun….,” bisik Jinhyun di sela-sela isak tangisnya.

Suara lembut yang terucap dari bibir Jinhyun membuat Baekhyun berhenti. Dia tersadar dan memundurkan tubuhnya. Matanya membulat ketika menyadari apa yang baru saja dia lakukan. Wajah Jinhyun yang basah dengan air mata dan ekspresinya yang penuh ketakutan membuat hatinya mencelos. Rasa menyesal kini memenuhi relung hatinya.

            Apa yang baru saja kulakukan?

Preview End

            Chanyeol menatap datar patung abstrak yang menjadi objek lukisan di depannya. Tangannya dengan lincah menggoreskan kuas di kanvas putih. Tidak membutuhkan waktu lama baginya hingga sketsa patung itu memenuhi setengah kanvas. Kelas sudah dimulai sekitar tiga jam yang lalu dan dia tidak merasa bosan sama sekali. Ini merupakan lukisan kelimanya selama tiga jam terakhir. Chanyeol memang bisa lupa dengan segalanya ketika dia mulai memegang kuas.

Pikirannya lalu melayang pada senyuman Jinhyun dan beralih pada Baekhyun. Tangannya berhenti ketika mengingat sosok pria itu yang dikenalinya, meskipun Baekhyun tidak mengenalnya. Wajar saja, karena Baekhyun belum pernah bertemu dengannya atau lebih tepatnya, Baekhyun tidak ingat bertemu dengannya.

Flashback

Chanyeol menatap cahaya mentari yang masuk dari sela-sela jendela setinggi dua meter. Samar-samar terdengar suara mobil dari luar. Dia menghentikan aktivitasnya dan meletakkan kuas. Perlahan dia mendekati jendela dan melihat Yoora yang melambaikan tangan pada seorang pemuda. Akhir-akhir ini dia sering melihat pemuda itu di rumahnya. Jarang sekali kakaknya itu dekat dengan laki-laki.

Wajah pemuda itu begitu ceria dengan rambut hitam yang ditata rapi menutupi dahinya. Senyuman merekah terpampang di wajahnya yang terbilang masih remaja itu, kurang lebih seumuran dengan Chanyeol. Ketika pemuda itu menengadah, Chanyeol dengan refleks menutup gorden dan kembali ke tempatnya. Dia memang tidak begitu bisa bergaul dengan orang lain, berbeda dengan kakaknya.

Mata Chanyeol menatap lurus lukisan pemandangan yang baru setengah jadi itu sekilas. Lalu beralih pada koper besar yang tergeletak rapi di sisi tempat tidur. Seulas senyuman terlukis di wajahnya mengingat bahwa dia akan memulai kehidupan yang diinginkannya sebentar lagi. Menjadi pewaris utama perusahaan komputer terbesar di Korea Selatan bukanlah pilihannya. Meskipun dia memiliki kapasitas untuk memimpin perusahaan sebesar itu, tetapi Chanyeol tidak menginginkannya. Yang dia inginkan adalah hidup tenang melakukan hobinya melukis dan hidup sederhana tanpa glamoritas.

 

For more, view here

Your Comment Please

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s